Dunia berubah semakin cepat, tidak terkecuali teknologi TI atau IT,
walaupun berubah tidak berarti hal tersebut menjadi semakin rumit, tapi
justeru terkadang mampu menyederhanakan masalah dalam beberapa arah dan
sisinya. Ingat, dulu ketika komputer PC masih begitu gede? Itu makan
ruang, sulit mengoperasikannya karena sistemnya masih DOS, operatornya
perlu mengikuti kode dan menuliskan perintah baru bisa melihat display
dengan kolom kolom hitung bukan? Wah rasanya saya ingat, waktu umur 20
tahunan orang orang membawa disket, dan saya melihat kepada mereka
dengan iri dan kagum, rasanya keren sekali kalau bisa seperti mereka.
Hari ini anak anak SD mengoperasikan sistem yang jauh lebih rumit
daripada dulu yang dilakukan oleh orang orang tua kita dizaman komputer
masih bersistem operasi DOS, rasanya sungguh tepat Microsoft mempelopori
sistem operasi yang diberi nama Windows, artinya jendela artinya orang
orang mulai melongok keluar, kedunia TI yang semakin berkembang tanpa
batas. Hari ini saya kagum karena banyak anak anak muda berpotensi
menjadi TI yang andal dan sukses, hey, dibawah ini adalah salah satu
cara anda menuju profesi menjadi seorang yang sukses dengan memanfaatkan
pengatahuan TI. Tidak perlu muluk muluk, menjadi sukses itu terkadang
dimulai dari hal hal sederhana, tidak terkecuali bagi seorang pegiat TI.
1. Anda harus memahami bahasa coding
Memahami HTML dan CSS bisa memenangkan perhatian secara signifikan dari
majikan atau boss anda. Tidak selalu harus tentang bagaimana membangun
website berikutnya bagi perusahaan. Ini hanya mungkin dengan cara,
misalnya memperbaiki signature email atau tweak kecil di situs WordPress
tanpa harus melibatkan rekan kerja Anda dari departemen IT. Bahasa
coding berubah terus-menerus. Jika Anda dapat menunjukkan bahwa Anda
memiliki pemahaman dasar tentang versi bahasa coding terbaru, itu baru
namanya langkah besar.
2. Teknologi Cloud "awan"
Teknologi Cloud mampu merampingkan dan mempercepat proses bisnis di
mana-mana. Hal ini memungkinkan karyawan mengakses secara remote ke
pekerjaan mereka. Mereka dapat menyimpan progres dan pekerjaan mereka
dari berbagai lokasi, dan lebih memudahkan mengedit pekerjaan mereka.
Alangkah baiknya Jika Anda bisa meyakinkan mereka dengan sebuah
wawancara yang berisikan pemahaman dasar tentang bagaimana teknologi
"awan" bekerja, majikan atau Boss akan terkesan melihatnya dan mungkin
akan mempertimbangkan sebagai satu hal yang perlu mereka diskusikan
kepada Anda nanti. Itulah kemenangan wawancara tentang sebuah ide dan
pekerjaan lain yang potensial.
3. Jejaring Sosial
Saya heran, tapi juga memaklumi jika ada perusahaan "alergi" terhadap
jejaring sosial seperti Facebook, tapi ini adalah lebih dari sekedar
bagaimana supaya eksis berada di Facebook. Calon karyawan yang memiliki
pemahaman yang kuat tentang bagaimana membangun jaringan, bagaimana
untuk terlibat dengan audiens mereka, dan tidak terintimidasi oleh
teknologi akan memiliki kaki untuk melangkah naik ke atas. Media sosial
menjadi salah satu kekuatan pendorong besar di balik penjualan online.
Jika Anda dapat memahami pentingnya kata kunci dalam judul LinkedIn,
atau bagaimana untuk menghubungkan account Twitter dan Facebook Anda
bersama-sama, ini adalah keterampilan bisnis akan menyambut kesuksesan
anda. Pastikan Anda tidak membuat kesalahan ketika berada di media
sosial.
4. Memahami Teknologi Mobile
Apa yang bakal akan menjadi pekerjaan Anda mungkin datang dengan standar
yang dikeluarkan telepon atau tablet, buka PC konvensional seperti yang
selama ini orang fikirkan, (ingat dunia sudah berubah!). Mungkin ada
hari di mana Anda diharapkan untuk bekerja jarak jauh. Ini penting untuk
memiliki pemahaman tentang bagaimana menjadi efisien dengan produk
seperti tablet dan ponsel pintar ini. Ini berarti mengetahui bagaimana
menggunakan WiFi, aplikasi apa dapat membantu Anda mencapai tingkat
tertinggi produksi, dan mengetahui cara menyesuaikan pengaturan
pengaturan penting.
5. Mampu memecehkan masalah umum TI
Ini adalah keterampilan umum, tetapi berlaku untuk IT. Pengusaha mencari
seseorang dan kadang tidak akan segera pergi ke departemen TI ketika
masalah dapat diselesaikan dengan sesuatu yang sederhana seperti
me-restart komputer. Itu berarti memiliki pemahaman umum dari perangkat
lunak perusahaan Anda menggunakan, jaringan network, internet, dan
komputer.
Calon karyawan harus mampu mengevaluasi masalah, dan kritis berpikir
tentang apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Teknologi di tempat
kerja adalah untuk merampingkan proses, walaupun tidak selalu seperti
itu, teknologi tidak diragukan lagi mampu membuat sebuah bisnis bertahan
dari terpaan berbagai cabaran dimasa depan.
Kesimpulan :
Perusahaan di mana-mana merampingkan proses mereka dengan teknologi
baru. Mereka membayar mahal untuk tetap berada di depan dan berusaha
memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana bekerja dalam lingkungan
berteknologi tinggi. Namun, ada alasan mengapa departemen TI ada dan
diperlukan, dan kadang-kadang proyek-proyek yang diperlukan harus
diserahkan kepada pihak luar karena kekurangan pengatahuan ini.
Sebagai contoh, forensik, anda mungkin memerlukannya dan datang kepada
ahlinya. Kadang-kadang, memang baik untuk percaya kepada perusahaan
konsultasi profesional seperti bagaimana mengatasi kenaikan berat badan.
Akan tetapi untuk pengatahuan pengatahuan sederhana seperti diatas, anda hanya perlu menunjukan kemamuan untuk belajar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar